Komplikasi Penyakit Jantung Koroner, Berikan Pengobatan yang Tepat

Komplikasi Penyakit Jantung Koroner, Berikan Pengobatan yang Tepat

Komplikasi penyakit jantung koroner bisa disebabkan karena penderita tdak mematuhi aturan yang ada. Komplikasi merupakan gangguan yang muncul ketika penyakit tertentu menjadi semakin parah.

Hal ini bisa saja terjadi pada segala jenis penyakit termasuk jantung koroner. Gejala penyakit jantung koroner pun sebenarnya bisa anda ketahui sejak awal.

Hal ini dapat mengurangi resiko terjadinya komplikasi. Gejala yang biasa timbul yaitu rasa nyeri di bagian dada. Ada beberapa gejala lain yang timbul ketika penyakit ini anda derita.

Selain itu, banyak faktor yang mempengaruhi penyakit ini. Diantaranya karena gaya hidup tidak sehat atau akibat faktor keturunan.

Jika penyakit ini bertambah parah dan tidak segera diatasi, maka terjadilah komplikasi. Bila penderita tidak mematuhi pengobatan dan perawatan secara rutin, penyakit akan semakin bertambah parah.

Komplikasi Penyakit Jantung Koroner

Pada dasarnya penyebab terjadinya komplikasi jantung koroner dikarenakan berbagai hal. Namun, masalah pertama yang timbul karena penderita tidak mematuhi perawatan yang tepat.

Padahal penderita jantung koroner memerlukan perawatan dan pengobatan secara rutin. Jika penderita susah dalam minum obat, pola hidup yang salah, dan malas berolahraga, maka kondisi penyakit justru akan semakin parah.

Kebiasaan buruk tersebut tidak hanya dapat memicu komplikasi. Akan tetapi, juga dapat menjadi penyebab penyakit kardiovaskuler.

Berikut ini ada beberapa jenis komplikasi jantung koroner yang bisa saja terjadi. Seiring kondisi pasien, beberapa komplikasi ini bisa terjadi kapan saja.

Gagal Jantung

Gagal jantung menjadi komplikasi penyakit jantung koroner pertama yang bisa terjadi pada penderita jantung koroner. Hal ini terjadi ketika otot jantung tidak memompa darah secara maksimal.

Kondisi ini disebabkan adanya penyempitan pembuluh arteri di jantung. Biasanya dikenal dengan nama hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Gejala yang ditimbulkan yaitu sesak nafas saat berbaring, pergelangan kaki bengkak, dan nyeri di dada. Selain itu, detak jantung tidak teratur, nafsu makan berkurang hingga tubuh merasa mudah lelah.

Serangan Jantung

Serangan jantung menjadi jenis komplikasi penyakit jantung koroner yang sering dialami sebagian besar penderita. Kondisi ini terjadi akibat aliran darah ke jantung tersumbat oleh plak.

Plak tersebut berupa lemak, kolesterol, dan zat lainnya. Plak tersebut kemudian pecah dan membentuk gumpalan sehingga mengganggu aliran darah.

Ketika seseorang mengalami komplikasi ini harus segera memperoleh pertolongan medis. Ada beberapa gejala yang bisa timbul yaitu terjadinya nyeri pada dada.

Nyeri tersebut akan terasa menyebar dari bagian leher, rahang dan punggung sebelah kiri. Selain itu, sesak nafas yang disertai rasa mual, keringat dingin dan pusing.

Henti Jantung

Komplikasi penyakit jantung koroner selanjutnya yaitu mendadak berhentinya fungsi jantung. Hal ini membuat penderitanya hilang kesadaran dan gangguan pernafasan.

Henti jantung merupakan salah satu kondisi darurat sehingga jika tidak segera ditangani berujung kematian. Penyakit ini terjadi tanpa gejala yang serius.

Namun, terkadang ada beberapa gejala yang timbul sebelum kondisi ini terjadi. Diantaranya sesak nafas dengan denyut jantung tidak beraturan dan rasa tidak nyaman di bagian dada.

Penyakit Arteri Perifer

Penyakit ini bisa terjadi akibat sirkulasi udara pada pembuluh arteri menyempit. Sehingga aliran darah berkurang ke bagian tubuh. Sehingga penyakit arteri perifer akan timbul.

Kondisi yang bisa terjadi yaitu kram, mati rasa, nyeri pada paha, betis hingga punggung. Gejala ini dapat membaik jika penderita rajin olahraga, berhenti merokok, dan konsumsi makanan sehat.

Komplikasi penyakit jantung koroner bisa terjadi pada penderita yang tidak rutin dalam perawatan. Sebaiknya lakukan perawatan dan pengobatan agar terhindar dari penyakit yang satu ini.

Share
shares